Entri Populer

Rabu, 18 Juni 2014

Impian ke South Korea

Huah... cita-citaku banget bisa pergi ke Korea Selatan. Aku pengen banget bisa mewujudkan cita-citaku itu. Bila perlu aku mau melanjutkan pendidikan disana. Aku mau ketemu My Oppa Lee Min Ho, aku mau jalan-jalan, aku mau makan Kimchi, dan aku mau berdiri tegak di depan Korean Tower.
Nggak kebayang deh kayak gimana kalau aku bisa bener-bener pergi ke Korea. Aku suka Korea karena aku sering banget nonton Drama Korea. Disitu banyak banget budaya-budaya Korea yang ditampilkan. Mulai dari peninggalan sejarahnya seperti Istana, makanan Kimchi, dan yang palik menarik perhatian adalah baju tradisionalnya yaitu Hanbok.
Untuk mewujudkan cita-citaku menjadi sebuah kenyataan, aku berniat untuk melanjutkan study ke Universitas Gajah Mada Fakultas Ilmu Budaya Jurusan Bahasa Korea. Yah, karena aku udah mau naik kelas tiga SMA, dan bentar lagi bagi raport, aku udah bener-bener membulatkan tekad untuk masuk Universitas Gajah Mada. Udah dari dulu sih cita-citaku mau melanjutkan study ke sana kalau sudah lulus SMA. Bahkan aku lebih banyak mencari info peluang yang bisa keterima di Universitas tersebut. Aku jurusan IPA mau masuk ke jurusan Bahasa Korea, emang bisa? menurut informasi yang aku cari, bisa aja karena ada yang melalui jalur tes dan udah pernah ada yang keterima walaupun basic-nya jurusan IPA.
Aku yakin sih, bisa masuk Universitas impianku, dan bisa mewujudkan cita-citaku untuk pergi ke Korea. Tapi, aku nggak yakin kalau kedua orangtuaku mengizinkan untuk pergi mendaftar ke Jogja sana. Ini karena masalah kemampuan orangtua dan jarak yang cukup jauh dari mereka. Orangtuaku bilang, kalau kamu kuliah di tempat yang jauh dari orangtua, kalau sakit atau ada apa-apa sulit untuk dijenguknya karena jarak yang cukup jauh dan kemampuan mereka yang tak selalu mendukung.
Salah satu alternatif, yaudah harus bisa keterima lewat jalur raport. Mudah-mudahan Allah SWT. mengabulkan doaku dan memberikan aku kesempatan untuk mewujudkan mimpi ini mejadi sebuah kenyataan bukan hanya sekedar mimpi atau khayalan belaka. Emang, kalau masuk jurusan Bahasa Korea ini nanti kalau udah lulus bisa keterima kerja dimana aja??? aku sih ingin masuk jurusan ini karena niat awalku mau pergi ke Korea. Nggak kepikiran sama sekali nanti mau kerja dimana. Tapi, aku searching di situs resminya UGM, lulusan ini bisa juga loh bekerja di Bank, jurnalistik, pengajar, atau penerjemah. Wah, siapa sangka banyak bangetkan peluang kerjanya. Apalagi, bisa juga bekerja di Bank. Siapa tahu, bisa pergi ke Korea.
Aku udah merencanakan sejak kelas dua SMA untuk bisa masuk UM UGM. Kalau nggak yah bisa keterima jalur Undangan gitu. Apalagi, jurusan Bahasa Korea ini cuman baru ada di dua universitas yaitu UI dan UGM. Tapi, aku maunya masuk UGM. Aku bercita-cita banget-nget mau pergi ke Korea. Karena sering nonton Drama Korea jadi kena virus-virusnya. Selalu menghayal kalau aku pake pesawat terbang pergi ke Korea dari bandara Soekarno-Hatta ke bandara Internasional Incheon. Bayangin, selama hidupku aku belum pernah merasakan yang namanya keluar kota baik itu menyeberang lautan apalagi naik pesawat atau kereta api. Aku termasuk orang yang jarang keluar rumah. Bahkan, dari kecil aku nggak pernah tuh diajak jalan-jalan pergi keluar kota. Ke kota Mataram yang paling deket sama Sumbawa aja yang cuman memakan waktu enam jam aja nggak pernah. Nggak tahu deh bagemana jadinya kalau cita-cita aku bener-bener kesampaian. Aku nggak pernah naik kapal laut. Apa jadinya aku nanti kalau aku pergi jauh dari kedua orangtua. Tapi, ini yang justru memberiku semangat dan dorongan supaya aku bisa melanjutkan pendidikan ke luar kota. Aku juga ingin meyebrangi lautan apalagi hingga naik pesawat. Aku ingin buktiin ajah, kalau aku itu bisa pergi ke tempat yang lebih amazing yang pernah mereka kunjungi. Oke, mungkin selama hidupku aku sedikit melihat dunia. Tapi, suatu saat nanti akan tiba dimana aku akan berkeliling dunia. Melihat semua yang belum pernah aku lihat selama ini. Untuk berkeliling dunia itu tidak harus menjadi anak pintar yang pandai berhitung rumus fisika ataupun matematika. Cukup menjadi anak yang memiliki kreatifitas dan kemauan tinggi serta memiliki impian besar. Itu saja. Dan tepat didepan mataku berdiri tegak Korean Tower dan dipayungi oleh langit malam nan indah Korea Selatan. Aku percaya tuhan sudah meyediakan hadiah terbesar itu untukku. Seperti kata Pak Mario Teguh : "I'ts just a matter of time. Jika aku bersabar maka aku akan sampai". :D ^_^*

Senin, 16 Juni 2014

Medi Klin Salep Penumpas Jerawat

Hai-hai, aku mau review produk Medi Klin nih salep penumpas jerawat. Sebelumnya aku nggak tahu kalo ada salep antibiotik khusus jerawat. Aku pernah denger temen aku wajahnya bersih dari jerawat karen pake salep ini. Padahal dulu wajahnya banyak jerawatnya (hehehe). Aku searching ajah di google mengenai Medi Klin. Dan wow, ternyata banyak yang udah pake dan menurut pendapat mereka Medi Klin ini ampuh menumpas jerawat. Medi Klin ini didapetnya di apotik. Setelah lama aku mencari informasi dari google mengenai Medi Klin ini, akhirnya sekarang baru kesampaian belinya. Sebelumnya, aku pernah tanya sama temenku mengenai salep untuk jerawat, dan ada yang bilang pake Indoson, bisa didapetin di apotik dan harganya cuman Rp.8000. Murah bangetkan? Aku waktu itu ke apotik pergi nanya salep Indoson itu. Tapi, stocknya udah habis. Dan semua apotik aku tanya stocknya udah abis. Apa salep ini bener-bener ampuh yah, sampe-sampe laris manis atau karena harganya yang murah?. Waktu aku pergi ke apotik nyari obat jerawat, aku pernah dikasih Vitacid. Huaduw, harganya mahal banget Rp.49000. Ya udah, aku nggak jadi beli (soalnya nggak bawa uang lebih. -,- alias nggak ada modal :D). Pulang-pulang aku langsung searching digoogle mengenai Vitacid, dan fungsinya untuk menghilangkan komedo, jerawat, dan flek hitam. Tapi ada efek sampingnya, yaitu mengalami purging (pengelupasan kulit). Vitacid juga rumornya bisa menyebabkan kanker. Nggak tahu juga kenapa.

Aku putuskan, hari ini aku ke apotik Barokah with Mama tercinta. Karena nggak kepikiran dari kemaren untuk beli Medi Klin. Di apotik, aku ditanya mau yang Medi Klin biasa atau Medi Klin TR. Aku pilih yang biasa. Karena aku tau kalau yang TR itu untuk jerawat yang parah kayak jerawat batu yang gede-gede. Sementara jerawatku nggak parah-parah amat. Cuman bintik-bintik kecil dan sudah berkurang berkat Skin Care-nya Sariayu. Harga Medi Klin yang aku beli Rp.26000. Ini dia bentuknya.
Pas pulang dari rumah aku langsung pake. Isinya sih gel dengan warna bening. Salep ini mengandung Clindamycin phosphate yang akan mengalami hidrolisis membentuk Clindamycin aktif yang memiliki efek anti bakteri. Secara In-Vitro aktif terhadap Propionibacterium acnes. Ini diolesinnya tpis-tipis ajah menggunakan cottonbud. Dipakai dua kali sehari. Nggak sabar nunggu hasilnya kayak gimana nanti. Soalnya tinggal dua pekan lagi Insyaallah jika Allah menghendaki kita akan dipertemukan dengan bulan ramadhan yang penuh berkah. Tentunya dong kita harus mempersiapkan diri, mulai dari hati yang bersih dan wajah yang bersih bebas jerawat. (hehehe). Apalagi, setelah bulan puasa kita akan melaksanakan hari Raya Idul Fitri. Tentunya dong, lebaran harus serba baru. Hati yang baru, pakaian baru, dan muka baru. Wkwkwkwkwk. :D

Pengusir Jerawat Sariayu


Setelah sekian lama aku berkeinginan untuk membuat review produk kecantikan wajah yang aku pakai baru sekarang kesampaiannya. Yah, bad news to sharing with you are. Aku tuh punya jerawat dimuka, tapi jenisnya jerawat nasi. Ituh loh, jerawat yang kecil-kecil seperti komedo. Meskipun nggak parah-parah amat, tapikan kita harus menjaga kebersihan wajah. Orang kalau ketemu sama orang lain yang diliat dulu pasti wajahnya. Jerawatku itu adanya didahi dan dipipi. Awalnya aku pake produk Clean&Clear waktu aku duduk di  bangku SMP. Tapi, jerawat nggak ilang-ilang tuh. Setelah hampir tiga tahun aku pake Clean&Clear, aku pindah produk ke Garnier ketika duduk di bangku kelas satu SMA. Yah, hampir satu setengah tahunlah. Dan efeknya itu jerawat nasiku berkurang dan wajahku semakin putih bersinar. Tapi, lama-kelamaan wajahku menjadi berminyak. Dulu, aku pake Skin Care-nya itu ada Facial Foam dan Toner. Jatuhnya malah mukaku berminyak banget-nget!. Mungkin karena produk garnier ini banyak mengandung alcohol. Mukaku, juga jadi merah. Setelah naik kelas dua bangku SMA, aku pindah ke produk Skin Care-nya Sariayu. Aku pake ini udah tujuh bulanlah. Dan hasilnya itu, aku suka karena jerawat mengering meskipun masih ada sih sedikit. :D Inilah produk Skin Care dari Sariayu yang telah memikat hatiku. (Ciiiieeelah,,, lebay bingits :D).
Facial Foam Acne Sariayu
Facial Foam ini, ringan dikulit dan membersihkan kulit tanpa membuat kulit kita terasa kering. Awal pakai Facial Foam ini kesannya setelah wajah dicuci licin kayak masih tersisa sabun. Tapi, itu hanya fungsi dari Facial Foam Acne Sariayu ini, yaitu membersihkan wajah tanpa membuatnya kering. Lumayanlah jerawat kecil-kecilku menghilang. Busanya juga menurutku agak banyakan sih. Kalau setelah pake ini sih wajahku terasa bersih tapi mukaku agak kering. kalo aku cuci muka tiga kali sehari (Pagi, Sore, dan malam). Harganya Rp.12.500 (murah meriah) dengan berat 75g. Gak terlalu dikit-dikit amat. Kalau diaku, ini sangat cocok buat kulitku. Aku udah pake udah botol yang kedua nih.
Pembersih White Aromatic Sariayu
Setelah membersihkan wajah menggunakan Facial Foam Acne Sariayu, aku membersihkan wajah dengan Pembersih All in One White Aromatic Sariayu. Aku pilihnya yang untuk kulit normal-berminyak. Aku agak bingung sih, jenis kulit wajahku itu seperti apa. Soalnya kalau habis bersihin wajah pake Facial Foam jatuhnya kering. Tapi, setelah itu jadi agak berminyak. (@@, bingung). Setelah pake ini, wajah terasa bersih dengan kandungan AHA. Ini juga cukup mengurangi minyak diwajahku.
Pelembab Jeruk Sariayu
Setelah membersihkan wajah, Aku langsung menggunakan Pelembab Jeruk Sariayu untuk kulit normal-berminyak. Ini pelembab yang paling bagus yang pernah aku pakai. Soalnya, nggak lengket, mudah meresap, dan sama sekali nggak buat wajah kerasa shiny. Aku pake pelembab ini kalo lagi keluar rumah ajah. Pelembab ini juga mengandung tabir surya loh. Harganya Rp. 7.500 dengan berat 35ml. Cukuplah untuk empat bulan. "Hemat". :D Aku pake pelembab ini udah botol yang kedua. (bahasa apayah, aneh banget pake botol, hehe susah dideskripsikan)
Bedak Jerawat Plus Refreshing Aromatic Sariayu
Setelah menggunakan pelembab, jangan lupa menggunakan bedak. Bedak ini sangat ringan diwajah. Diperuntukkan untuk wajah berjerawat. Awalnya aku kurang suka pake bedak karena ngerasa nggak cocok ajah dikulit. Jerawat kecil-kecil seperti komedo suka numbuh. Bedak ini baru-baru ini aku beli sekitar udah dua mingguanlah. Selama ini aku cuman pake pelembab doang, nggak pernah pake bedak. Tapi, kalo pake bedak ini mudah-mudahan cocoklah. Dan selama ini sih oke-oke ajah menurutku.
Lotion Jerawat  Sariayu
Perawatan Lotion Jerawat Sariayu ini aku pake setiap malam ketika habis cuci muka dan mau tidur. Sensasinya sih panas kayak minyak angin gitu. Tapi, ketika aku aplikasikan kewajah sih aku fine-fine ajah. Wanginya juga biasalah karena mengandung belerang jadi agak bau dikit tapi nggak banyak. Lotion ini mengandung menthol yang menyebabkan sensasi panas dingin di wajah. Kalo pake lotion ini, jerawat cepet banget keringnya. Cocok untuk jerawat nasi kayak aku. Kalo abis mandi sore terus nggak keluar rumah aku juga sempetin pake ini. Kulitku sih kalo jerawatnya mengering yah ikut mengelupas. Tapi, okelah. Harganya Rp.19.500 dengan berat 100ml. Ini udah yang ketiga botolnya aku pake. *Kalo nggak salah. :(
Masker Jerawat Sariayu
Masker jerawat ini aku pake satu kali seminggu. Ini dalam bentuk cairnya jadi langsung dipake gituh. Teksturnya sih ada kayak butiran kasar halusnya. Warnanya sih kuning cream gituh kalo penglihatan aku nggak salah. Setelah pake ini wajah terasa halus dan pernah waktu itu aku punya noda jerawat diwajah dan setelah menggunakan masker jerawat ini jadi pudar. Awal-awalnya beli ini aku rutin pake. Tapi, akhir-akhir ini males pake. Tapi, kemaren aku baru pake, karena muncul lagi jerawat diwajahku. Masker ini mengandung ekstrak daun pegagan yang dapat membantu untuk mengurangi jerawat kecil-kecil atau jerawat nasi. Isinya lumayan banyak dan nih baru botol yang pertama sejak aku beli tahun lalu. sampai sekarang belum habis. Harganya Rp.23.000 dengan berat 100g.
Vaseline Petrolatum Royal Jelly Original
Eh, kok ada produk vaseline sih? hehehe numpang lewat nih, aku juga mau ngenalin nih produk. Kalo vaseline ini aku pakenya untuk mengurangi bekas luka dan aku jadikan lipbalm. Vaseline ini aku nggak beli karena nggak ada dijual dikotaku. Ini Mamaku yang minta sama tetangga atau kenalannya yang baru pulang dari Saudi. Ini udah kotak yang kedua. Bisa dibilang ini tuh hemat. Karena lama banget habisnya. Sampai-sampai ada yang minta. Yaudah, dikasih ajah sebagian. Kalo pake ini dibibir, jadinya bibir kita tuh lembab. Aku pakenya pas malam hari mau tidur dan pas pergi keluar rumah.

Oke, itulah perawatan wajahku dari Skin Care Sariayu. Mudah-mudahan jerawat nasi yang kecil-kecil kayak komedo ini bener-bener nggak balik lagi. Soalnya udah diusir kadang-kadang suka balik sendiri kalau lagi lengah ngerawat wajah. :D




Jumat, 06 Juni 2014

Kerang Hijau Saus Pedas ala Chef Ningrum

 Hmmm... Sebenarnya aku suka masak dan aku tahu masak. Ini berawal ketika aku masih duduk di kelas empat SD. Dimana aku bercita-cita untuk menjadi seorang chef. Akupun memiliki buku khusus untuk mencatat semua resep yang aku tonton di setiap acara televisi yang menayangkan acara masak. 
Sebenarnya, udah banyak masakan yang pernah aku buat dan pernah aku eksperimen :D ^_^. Hanya saja, karena saat ini aku lagi milih-milih makanan, jadi kurang nafsu makan. Dan mood lagi kurang bagus, akhirnya malas masak. Cuman, tadi aku minta ke Mama untuk masakin kerang hijau yang ada di dalam kulkas. Sayang banget kan. Padahal, kerangnya masih seger. Eh, tapi malah mamaku masak sup daging. Mama bilang, "daripada kamu ngerutu kayak gitu, yah kamu masak ajah sendiri". Denger mama bilang gitu, ya udah. Langsung capcus ajah ke dapur. Toh, selama ini aku selalu bereksperimen dan bereksplorasi di dapur. Cuman karena saat itu, mama pernah marah gara-gara aku pernah eksperimen buat masakan tapi akhirnya nggak kemakan. Saat itu, langsung malas buat masak. Padahal, lagi asyik-asyiknya aku hobi masak. Tapi, karena tadi mama bilang begitu, ya udah langsung ajah ke dapur.
  
Daripada aku juga lapar, dan kebetulan mood lagi bagus.
Ya udah, masak langsung capsus ke dapur.
Pas buka kulkas, ngeliat ada si "Kerang Hijau".
Langsung ajah deh bergerak untuk buat menu masakan yang aku searching di google.


Resepnya sih ini:
Bahannya itu:
- kurang lebih 500 gr kerang hijau yang direbus dan dibersihkan dari cangkangnya.
- 3 siung bawang putih dimemarkan.
- 6 siung bawang merah diris.
- 8 buah cabai rawit dipotong-potong.
- 1 buah tomat sedang, dipotong empat bagian.
- 1 batang serai bagian putihnya, dimemarkan.
- 3 sdm saus sambal.
- 1 sdm gula pasir.
- 1 sdt garam
- air secukupnya.
Cara membuat: Bawang putih, bawang merah, cabai rawit, dan serai di tumis dengan minyak goreng secukupnya hingga harum. Kemudian, masukkan kerang hijau dan jangan lupa diaduk-aduk. Masukkan saus sambal, aduk rata dan tuang air secukupnya. Tambahkan garam dan gula pasir. Terakhir, masukkan tomat. Tunggu hingga airnya agak berkurang. Dan siap untuk disajikan. :D :) ^_^





Akhirnya, jadilah "Kerang Hijau Saus Pedas" ala Chef Ningrum Agung. Senangnya bukan kepalang, karena aku suka memasak dan menghasilkan masakan yang good taste. Great!

Minggu, 04 Mei 2014

BELIEVE IT

Tak tahu harus memulainya dari mana. Tapi, ada satu kejadian dimana seorang anak manusia melakukan hal yang paling bodoh selama hidupnya. Yaitu, meneteskan air mata hanya karena para "PEMBENCI". Tak tahu yang ia pikirkan saat itu apa. Namun, kejadian-kejadian yang membuat ia merasa sakit hati sudah terlalu banyak menumpuk di relung hatinya. Ataukah mungkin, karena itu yang membuat air matanya terjatuh?.

Tapi, tak seperti itu. Selama ini, Ia tak pernah mengambil hati perkataan orang lain walaupun itu pahit untuk didengar. Namun, kali ini itu memang nyata terjadi. Rasanya seperti semua amarah yang selama ini tersimpan berkumpul dikerongkongan bak gunung api yang tak dapat lagi ditahan-tahan untuk tak mengeluarkan lava. Bahkan, omongan-omongan para "PEMBENCI" ternginang-ngiang dibenaknya tak lepas tuk tetap memikirkan. Beribu-ribu pertanyaan muncul dibenaknya. "Mengapa mereka seperti itu?", "mengapa mereka berbuat tidak adil?". Mereka siapa?, berani-beraninya menghina dan mencela oranglain.

Aku bisa melihat dari raut wajah bocah itu. Dia berusaha agar airmatanya tak mengalir keluar. Tetapi, apa daya? Hatinya benar-benar terluka. Tetapi, dia bersumpah, akan ada balasan pada tiap-tiap perbuatan yang mereka lakukan. Apakah menghina sesama manusia itu baik?, apakah memperlakukan sesama manusia secara tidak adil akan Allah biarkan?, jawabannya "TIDAK"!.

Aku bisa melihat dari raut wajah gadis itu. Dia benar-benar bersumpah, bahwa hidupnya akan lebih baik kelak daripada mereka yang sedang sibuk 'mengurusinya' dari ujung kaki sampai ujung kepala. Airmata yang ia keluarkan tidak akan pernah sia-sia karena suatu saat gadis itu akan melihat air mata itu jatuh di pipi mereka. BELIEVE IT!.

Sabtu, 12 April 2014

Ibaratkan Perahu

Ibaratkan perahu yang masih ditengah lautan, yang belum berlabuh.
Masih berjuang melawan badai dan derasnya ombak yang bisa datang kapan saja.
Angan-angan perahu kan tenggelampun sudah didepan mata .
Saat itulah, kepiawaian nahkoda sangat dibutuhkan.
Jika dia menyerah, maka tak ada pilihan lain selain tenggelam dan hanyut bersama ombak dan ditelan badai.
Hilang, lenyap. Bahkan tak terlihat.
Tapi, bukankah sudah sejauh ini harus menyerah?
Untuk apaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa????????????????????????????
Meskipun sejuta rasa ketakutan menghampiri, bukankah bertahan itu pilihan yang terbaik????
Jika itu masih bisa diatasi tanpa ada kata menyerah, kenapa tidak?
Percayalah, saat Tuhan memang sudah mentakdirkan, maka batu ditengah lautanpun bisa mengapung.
@tetap semangat demi masa depan yang cemerlang